Cara Membedakan Semut dari Rayap: Panduan Lapangan Pemilik Rumah

24

Anda melihat enam kaki. Anda melihat kepala, dada, dan perut. Anda panik.

Apakah itu semut atau rayap? Itu penting karena yang satu memakan dinding kering Anda dan yang lainnya hanya memakan remah-remah Anda. Tapi dengan mata telanjang di saat stres? Mereka tampak seperti penyerbu kecil yang identik. Keduanya bersifat sosial. Mereka berdua memiliki ratu. Mereka berdua memiliki pekerja yang melakukan pekerjaan berat dan tentara yang membela koloni. Ukurannya sangat bervariasi pada kedua spesies. Satu menit Anda melihat setitik, di menit berikutnya Anda menatap seekor serangga yang sepertinya bisa mengangkat sebutir pasir.

Berhentilah menebak. Inilah cara Anda mengetahui hama yang Anda hadapi.

Ciri Fisik: Pinggang, Sayap, dan Antena

Jika Anda melihatnya sedang beraksi, berhentilah dan lihat. Jangan hancurkan dulu.

Pinggang
Lihatlah hubungan antara dada dan perut.
* Semut memiliki pinggang yang terjepit dan tipis. Itu terlihat seperti jam pasir.
* Rayap mempunyai pinggang yang tebal dan lebar. Tubuhnya terlihat seperti tabung lurus atau sosis tebal. Tidak ada cubitan.

Sayap
Apakah mereka terbang? Jika ya, panjang sayap menceritakan kisahnya.
* Semut mempunyai dua pasang sayap. Sayap depan jauh lebih panjang dibandingkan sayap belakang.
* Rayap mempunyai dua pasang sayap yang panjangnya sama. Mereka terlihat simetris.

Antena
Pegang serangga di bawah lampu.
* Semut mempunyai antena yang siku. Mereka membungkuk.
* Rayap mempunyai antena yang lurus. Mereka tampak seperti manik-manik kecil pada seutas tali.

“Kalau pinggangnya tebal dan antenanya lurus, berarti ada rayap. Kalau pinggangnya terjepit dan antenanya bengkok, itu semut.”

Perilaku dan Struktur: Tempat Tinggal Mereka

Jika Anda tidak dapat menemukan bugnya, lihat buktinya.

Gundukan Tanah
Menemukan tumpukan tanah di dekat pondasi Anda? Atau di dinding yang kosong? Itu hampir pasti adalah semut.
Semut menggali sarang. Mereka mencabut tanah dan menumpuknya. Mereka menjauhkan puing-puing ini dari pintu masuk mereka. Jika Anda melihat retakan beton dengan semut yang keluar masuk, dan tumpukan tanah di dekatnya, Anda sedang berhadapan dengan koloni semut. Mereka terlihat. Mereka tidak malu. Mereka tinggal di lubang atau sarang yang dibangun dari tanah.

Terowongan Tersembunyi
Rayap tidak membangun gundukan tanah yang terlihat jelas. Mereka tidak membuang sampah seperti yang dilakukan semut.
Rayap hidup di dalam tanah namun tetap bersembunyi. Mereka membuat tabung lumpur untuk mengalir dari tanah ke kayu Anda. Jika Anda melihat garis-garis lumpur setipis pensil menjalar ke fondasi atau melintasi dinding ruang bawah tanah, itu adalah terowongan rayap. Mereka menutup pintu masuk ke hutan yang mereka masuki. Anda tidak akan melihatnya berfungsi. Anda hanya akan melihat kerusakan atau lumpurnya.

Apa yang Mereka Makan (Dan Mengapa Itu Penting)

Ini yang besar. Perbedaan biaya.

Semut
Semut adalah hewan omnivora. Mereka makan apa saja. Protein. Gula. Gemuk. Jika Anda meninggalkan remah-remah di lantai dapur, mereka akan menemukannya.
Yang terpenting: Semut tidak memakan kayu. Mereka menggunakan kayu untuk bersarang, ya. Mereka mungkin mengunyah kayu lunak untuk membuat terowongan. Tapi mereka tidak mengonsumsi selulosa untuk makanan. Mereka memakan remah-remah yang Anda jatuhkan.

Rayap
Rayap memakan kayu.
Mereka mengkonsumsinya untuk rezeki. Mereka tidak hanya tinggal di dalamnya. Mereka mencernanya.
Rayap pekerja itu buta. Mereka bernavigasi dengan mengikuti jalur feromon dan terowongan yang mereka bangun. Mereka memakan kayu struktural Anda, papan lantai Anda, kusen pintu Anda. Mereka tetap bersembunyi di dalam hutan, menutup pintu masuk di belakang mereka.

“Semut memakan sisa makananmu. Rayap memakan rumahmu.”

Pertanyaan Kerusakan: Mana yang Lebih Buruk?

Kebanyakan orang beranggapan serangan rayap secara otomatis lebih buruk daripada serangan semut.

Hal ini belum tentu benar.

Semut juga dapat menyebabkan kerusakan struktural yang signifikan. Beberapa spesies mengunyah isolasi. Yang lainnya bersarang di celah dinding, sehingga menimbulkan masalah kelembapan. Namun kerusakannya biasanya bersifat lokal dan bersifat kosmetik hingga menjadi sangat tebal.

Rayap menyebabkan kerusakan struktural karena memakan kayu yang menahan beban itu sendiri. Mereka melubanginya. Sebuah rumah dapat terlihat bagus dari luar meskipun rangkanya rusak.

Keduanya bisa mendatangkan malapetaka. Keduanya memerlukan intervensi.

Cara Menyingkirkannya

Setelah Anda mengidentifikasi hama, jangan menebak-nebak dengan bahan kimia.

Untuk Semut
Rawat dengan serangga